Puasa Tidak Menjadi Halangan Latihan Paskibra

Bulan agustus identik dengan peringatan HUT RI. Itu sudah menjadi tradisi diseluruh Indonesia bahkan warga negara Indonesia yang berada diluar negeri. Hal ini juga berlaku di Kabupaten Wonosobo saat ini juga sedang mempersiapkan diri menyamput peringatan detik – detik Proklamasi.  Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melatih Pasukan pengibar bendera.

Pasikara Kabupaten Wonosobo ber jumlah 36 peserta yang berasal dari perwakilan SMA sekabupaten Wonosobo dengan pelatih berjumlah 4 orang dari Kodim dan Polres yaitu Pelda Dahriyono, Serka Ardi, Ipda Imam Sanotsa, Brigadir Beny Eko P. (1/8)

Pelda Dahriyono menyampaikan saat ini hari pertama latihan diharapkan datang tepat waktu pada pukul 06.00-13.00. Ikuti  instrusi dari pelatih agar bisa cepat menguasai materi tersebut dan jangan lah lupa kepada siswa siswi untuk terus saling menjaga fisik terutama dan makan yang teratur, istirahat yang cukup. Saat ini materi yang disampaikan masih bersifat pengenalan dasar PBB serta pengenalan tentang Paskibra.

Ipda Imam menyampaikan Paskibra tersebut merupakan sebuah tim maka kekompakan sebagai kunci utama untuk sebgian utama jika salah satu jelek melakukan pelatihan dan yang satunya begitu baik melakukan pelatihannya maka ditonton begitu jelek pelatihanya. Oleh sebab itu maka pelaksanaanya nanti tidak boleh terjadi kesalahan. Agar  tidak salah maka bersungguh sungguh saat pelatihanya.

Yang menjadi unik saat ini ada salah satu peserta yang melaksanakan puasa Dawut yaitu bernama M Sirot Ibnu dari SMA Takhasus Al Qur’an. Ini  menunjukan dengan mental yang kuat semangat yang tinggi puasa inilah tidak menjadi penghalang saat pelatihan Paskibra tersebut dan tidak ada bedanya dengan yang lain. Bahkan terlihat lebih percaya diri dibanding yang lain.

Pendim 0707

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *