Koramil 03/Sempor Bina Saka Wira Kartika, Asah Kemampuan Dasar

Bati Wanwil Koramil 03/Sempor Serka Eko Triyono melaksanakan pembinaan anggota Saka Wira Kartika yang diikuti sebanyak 45 orang bertempat di Aula Koramil 03/Sempor. Minggu (08/09/19).

Dalam kegiatan pembinaan tersebut Serka Eko memberikan pembekalan kemampuan dasar yang diarahkan pada pembentukan karakter, jiwa disiplin, jiwa kebersamaan, kekompakan dan mengutamakan kerjasama tim melalui materi Krida Navigasi Darat (Navrat) dan Krida Mountaineering.

Pada materi Navrat para anggota Saka diberikan pelajaran koordinat delapan angka, mengenal tanda-tanda peta, kompas siang, jalan peta dan reseksen serta interseksen. Pemberian materi diberikan Eko dengan teori praktis dilanjutkan drill di lapangan.

“Nanti kita matangkan dulu materi Navrat ini, jika semua sudah bisa maka akan saya bawa ke lapangan, disana mereka harus bisa berinteraksi dengan alam, mengenal alam nyata yang dikaitkan dengan tanda-tanda di peta. Rata-rata banyak yang cepat bisa, namun masih ada satu dua orang yang kurang memahami dan itu perlu waktu untuk mengenalkannya, hal ini terjadi ketika si anggota itu bolos masuk sehingga ketertinggalan pelajaran ini, “ ujar Eko.

Ditempat yang sama Danramil 03/Sempor turut hadir untuk memberikan semangat kepada para anggota Pramuka Saka Wira Kartika itu, dalam kesempatan tersebut, Danramil 03/Sempor Kapten Inf Suwarno mengatakan, “anggota Saka Wira Kartika Koramil 03/Sempor cukup semangat terbukti dari jumlah 45 orang yang tidak hadir hanya 2 orang itu pun keterangan mereka bersamaan tugas ekstrakulikuler sekolah. Kami memaklumi dan menyadari keadaan tersebut. Kegiatan ini cukup bermanfaat saya rasa karena merupakan wadah dalam memobilisasi dan kaderisasi bela negara yang berwawasan kebangsaan.  Tujuannya adalah menciptakan kader-kader penerus bangsa sehingga melalui gerakan pramuka ini sebagai pembentukan mental dan fisik anggota Saka.” katanya.

Usai makan siang para anggota Saka juga menerima materi tentang Krida Mountaineering.  Materi yang diberikan melalui teori praktis yang dilanjutkan praktek di lapangan. “Tentang bagaimana memasang tali jiwa, teknik titian tali satu, teknik titian tali dua dan rayapan tali satu. Semua ini mereka terima untuk meningkatkan kekuatan mental. Selain itu kondisi fisik juga dituntut untuk selalu prima dan siap tugas.

Kegiatan yang digelar sejak pukul 08.00 itu selesai hingga pukul 15.00, semua  berjalan sesuai rencana dan aman.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *