Kasrem 072/Pmk Menerima Kunjungan Waaster Kasad dan Tim BPIP

Bertempat di Ruang Manunggal Makorem 072/Pmk Kepala Staf Korem 072/Pmk kolonel Kav Puji setiono menerima Tim BPIP (Badan Pembinaan Idiologi Pancasila) yang dipimpin oleh bapak Prof. Hariyono dengan didampingi Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, Rabu (14/8/2019).

Dalam sambutannya Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono mengucapkan selamat datang kepada Tim BPIP dan Waaster Kasad di Makorem 072/Pmk, kami merasa terhormat, dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan tim BPIP di Makorem ini karena Korem 072/Pmk dijadikan sebagai Pilot Projek untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh BPIP. Semoga dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh BPIP di wilayah Korem 072/Pmk ini ada hal-hal positif yang dapat kita dapatkan dalam pembinaan idiologi Pancasila.

Sementara itu Ketua Tim BPIP bapak Prof. Hariyono dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Korem 072/Pmk yang sudah bersedia menerima Tim BPIP di Makorem ini, semoga kerjasama ini dapat menghasilkan hal-hal yang positif dalam rangka untuk mengadakan pembinaan tentang idiologi Pancasila, karena Pembinaan Idiologi Pancasila saat ini bukan hanya tugas dari BPIP saja, tetapi juga menjadi tugas seluruh warga negara Indonesia.

BPIP melaksanakan pembinaan idiologi Pancasila bekerjasama dengan TNI terutama TNI AD ini karena TNI AD memiliki prajurit Babinsa yang tersebar diseluruh daerah terutama Desa-desa seluruh Indonesia yang kami yakini sudah memiliki kemampuan untuk melakukan pembinaan terhadap pemahaman idiologi Pancasila kepada seluruh masyarakat.

Lebih lanjut Ketua Tim BPIP Prof. Hariyono menjelaskan bahwa kedepan BPIP akan terus meningkatkan pembinaan idiologi Pancasila ini terutama pada saat pelaksanaan TMMD, karena pada saat itu merupakan momen yang pas untuk melaksanakan kegiatan pembinaan pada sasaran non fisik TMMD.

Mengakhiri sambutannya Ketua Tim BPIP menyampaikan Pancasila sebagai dasar Negara adalah milik kita semua, dan untuk kerjasama BPIP dengan TNI kita awali dari Yogyakarta, karena Yogyakarta juga merupakan kota revolusi, pungkasnya.

Sementara Waaster Kasad Brigjen TNI Gatut Setio Utomo menjelaskan TNI sudah menjalankan tugas pembinaan kepada masyarakat melalui Babinsa-Babinsa yang ada di seluruh wilayah Indonesia, dimana saat ini TNI AD memiliki sekitar 60.000 personel Babinsa yang tersebar diseluruh Indonesia, yang sudah memiliki kemampuan untuk melaksanakan pembinaan Pancasila. Disamping itu juga sampai saat ini negara Indonesia masih manganut sistim pertahanan Semesta sehingga rakyat akan menjadi sasaran utama dalam pembinaan Pancasila dan pertahanan negara.

Lebih lanjut Waaster Kasad juga menyapaikan untuk pelaksanaan TMMD yang akan datang diupayakan pada akhir pelaksanaan TMMD akan dilaksanakan pencanangan Desa Pancasila, sehingga apabila nantinya ada warga Desa tersebut yang terpapar radikalisme atau terorisme maka seluruh warga Desa tersebut juga turut bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan mengembalikan anggota masyarakat tersebut kepada jalan yang benar, tandasnya.

Selanjutnya tim BPIP melaksanakan kegiatan di Desa Kebangsaan Pesantren Budaya Ilmu Giri, Desa Nogosari, Selopamiora, Kec. Imogiri, dan dilanjutkan menyambangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan, kota Yogyakarta dan selanjutnya menuju Desa Karangwaru Yogyakarta.

Hadir pada kegiatan tersebut, Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono, Paara Kasi Korem 072/Pmk.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *