Danramil Pejagoan Pimpin Bronjongisasi Jembatan Gantung

Danramil 14/Pejagoan Kapten Inf Purwanto pimpin anggota dan masyarakat pelaksanaan bronjongisasi pondasi jembatan gantung yang menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Pejagoan dan Kecamatan Kebumen. Selasa, (21/01/20).

Sebanyak 25 orang anggota Kodim dan masyarakat setempat dikerahkan Danramil, dengan semangat gotong royong dan saling bahu membahu membantu menyelesaikan kegiatan pemasangan bronjongisasi pondasi tebing jembatan gantung.

Kalau memang masih ada kendala selagi bisa, akan kita bantu karena tidak ada pekerjaan yang susah dikerjakan selagi kita bersama-sama, hanya dengan semangat kebersamaan semua ini akan mampu kita selesaikan,”kata Danramil Kapten Inf Purwanto.

Purwanto berharap dengan telah dibuatnya pondasi bronjong jembatan gantung ini akan memperkokoh kontruksi cor beton nantinya sehingga warga pengguna dalam melakukan aktivitas mereka tidak lagi terkendala. “Mudah-mudahan dengan telah berjalannya kegiatan ini, nantinya bisa mengangkat perekonomian masyarakat setempat,” imbuh Purwanto.

Masyarakat di kedua Kecamatan tersebut kembali mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kodim 0709/Kebumen yang dengan tulus ikhlas telah membantu mereka. “Jembatan ini memang belum dimulai baru memasuki babak awal yakni pemasangan kawat bronjong untuk kemudian dilakukan pengecoran pondasi, semua bahan material warga siap membantu dengan swadaya,”kata Kades Kedawung Munarso.

Lanjut Munarso, “Cermin kekompakan warga penuh antusias mengikuti kegiatan karya bakti membangun pondasi jembatan gantung yang sudah lama direncanakan baru saat ini pembangunan jembatan gantung tersebut akan bisa dimulai, walaupun baru tahap pembuatan bronjongisasi, ujar Munarso penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Bati Tuud Koramil 14/Pejagoan Serka Lusiman, mengatakan, “Dengan adanya jembatan gantung ini nantinya anak sekolah di Desa Kedawung lebih mudah, karena selama ini mereka harus berputar kearah alun-alun Kebumen untuk menuju sekolahnya. Dengan adanya jembatan gantung ini nantinya, warga dan anak-anak sekolah tidak akan memakan jarak tempuh jauh menuju Desa Tamanwinangun-Kebumen, malah akan menjadi lebih dekat.” terang Serka Lusiman.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *