Dandim Wonosobo Sambut 10 Anggota TNI-KC

Wonosobo.    Letkol Inf Rahmat Dandim 0707/Wonosobo menerima kunjungan 10 anggota TNI-KC ( Komando Cadangan/Komcad) yang baru saja selesai melaksanakan pendidikan pembentukan di Rindam IV/Diponegoro selama 3 bulan serta pendidikan pembulatan materi/penetapan di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat selama 2 pekan. (12/10)

Lebih lanjut disampaikan bahwa Komcad merupakan program dari Kementerian Pertahanan dalam mencetak Komponen Cadangan.  Sebagai  kompartemen strategis matra darat melalui lembaga pendidikannya tengah menyiapkan Warga Negara Indonesia yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk dilatih menjadi Komponen Cadangan.  Hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 30 Ayat 2 tentang Sishankamrata khususnya pertahanan negara dimana didalamnya termasuk keberadaan komponen Cadangan yang berfungsi untuk mobilisasi umum demi keamanan dan pertahanan negara serta mobilisasi rakyat terlatih.

Menurut Dandim dalam pengarahannya, Komponen Cadangan ini akan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang serta ancaman hibrida dimana  keberadaannya akan makin memperkokoh sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta dimana  pelibatan mereka nantinya bila dibutuhkan di bawah komando Panglima TNI, hanya bisa dinyatakan oleh presiden dengan persetujuan DPR.

“Sebagai komponen cadangan bila negara membutuhkan, karenanya harus tetap siap siaga bila bangsa dan negara membutuhkan,” tegas Dandim.

Selain mempertegas keberadaan mereka, Dandim juga berpesan agar anggota TNI-KC dapat menjaga kehormatan diri serta dapat berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di wilayah.

“Selalu jaga nama baik, gunakan ilmu yang telah didapat untuk turut serta berperan aktif mendukung pembangunan di wilayah,” pesannya.

Disinggung tentang pekerjaan mereka anggota TNI-KC, Dandim menegaskan jika mereka setelah selesai menjalani pendidikan kemarin dapat melanjutkan kembali ke profesi sebelumnya dan bila ada yang belum bekerja untuk dapat lebih menyiapkan diri agar dapat diterima di lapangan pekerjaan yang ada atau justru kreatif membuka lapangan pekerjaan secara mandiri.

Sugeng Saputra salah satu Komcad menyampaikan sangat bangga bisa masuk menjadi salah satu anggota TNI-KC.  Karena tidak semua bisa ikut masuk sebab harus ada seleksi sangatlah ketat.  Selama pendidikan awalnya merasa berat, akan tetapi setelah selesai banyak manfaat yang bisa diperoleh seperti sekarang bisa lebih disiplin.  Sebab selama pendidikan semua diatur secara ketat. Saat ini jadi banyak teman atau relasi sehingga memudahkan untuk berwirausaha, pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *