Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang Menghadiri Rapat Membangun Sinergitas Penanggulangan Kemiskinan

Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang menghadiri acara rapat koordinasi membangun sinergitas penanggulangan kemiskinan bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Kebumen, Selasa (08/10/19).

Rapat yang dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen itu diikuti sedikitnya 200 orang. Selain Wagub dan Dandim hadir dalam kesempatan itu Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz, Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiarto, S.H, Sekda Kab. Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono, S.H, para Asisten Provinsi Jateng, sejumlah OPD dijajaran Provinsi Jateng, para Asisten Bupati Kebumen, para OPD dilingkungan Pemkab Kebumen, perwakilan Camat se Kabupaten Kebumen dan perwakilan kepala desa se Kabupten Kebumen.

Dalam sambutan yang disampaikan Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz menjelaskan, untuk penanggulangan kemiskinnan di wilayah Kab. Kebumen dalam kurun waktu dua tahun ini mampu turun sebanyak 2.90 % dari jumlah angka kemiskinan sebanyak 3.460 orang. Hal yang mendorong turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Kebumen karena adanya dua Geopart yang bisa mendongkrak angka kemiskinan ini, yakni Geopart Karangbolong dan Karangsambung.

Dikatakan Yazid, penurunan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Kebumen ini selain dua geopart tadi juga didukung oleh para pelaku usaha yang mampu meningkatkan infestasi bagi pembangunan di wilayah Kabupaten Kebumen seperti adanya Kelompok Usaha Bersama (KUBE). terangnya.

Pada kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen berkesempatan menyerahkan sejumlah bantuan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Penyerahan  bantuan itu secara simbolis kepada masing-masing kelompok  mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 20 Juta yang diterima oleh masing-masing perwakilan desa, yakni Desa Soka dan Desa. Jatipurus Kec. Poncowarno, Desa. Surotrunan, Desa Seliling, Desa Sawangan, Desa Kalirancang, Desa Karangkembang dan Desa Kalijaya Kec. Alian.

“Kami dari pemeritah provinsi Jawa Tengah mengucapkaan terimakasih kepada masyarakat yang sekarang sudah mengikrarkan bahwah dari beberapa masyarakat dari ilayah kecamatan Kabupten Kebumen beberpa sudah menjadi warga sejaterah dan sudah tidak menerima PKH lagi.

Mari kita bersama-sama dengan Pemprov dan Pemkab melaksanakan program penurunan angka kemiskinan ini. Lakukan terus kerjasama dengan stake holder tentang bagaimana caranya menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Kebumen karena Kabupten Kebumen peringkat angka kemiskinan nomer dua dari bawah setelah Kab. Wonosobo.

Dalam kurun waktu satu tahun ini kami Pemprov Jateng ikut andil sebagai pelaku untuk upaya penurunan angka kemiskinan di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Dan kita mensinkronisasikan penerima PKH agar tepat sasaran, agar masyarakat lebih nyaman dengan program pemerintah yang diberikan.” terang Wagub.

Menurut Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz, Kebumen ada dua destinasi, yang bisa berkembang, maka InsyaAllah Kabupaten Kebumen aka nada penambahan pendapatan dan bisa digunakan untuk program penanggulangan kemiskinan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab seputar penanganan kemiskinan dengan moderator Asisten 1 Pemprov Jateng Drs. Sarwa Pramana M,Si. Dari rangkaian pelaksanaan Rakord ini merupakan wujud keperdulian dari pemerintah provinsi dan Kabupaten dalam bekerjasama dengan kementerian sosial intuk mengentaskan kemiskinan di wilayah Kabupaten Kebumen.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *