Bagaikan Ketiban Rezeki Nomplok Akhirnya Rumah Sri Mulyani di Bongkar TNI

Dalam mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat di lingkungan masyarakat, maka perlu program yang proporsional sehingga dapat menyentuh kepada lapisan masyarakat yang paling bawah secara efektif, efisien dan tepat sasaran.

Siapa sangka, Sri Mulyani, 50 tahun, warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, rumahnya mau di rehab oleh personil dari Kodim 0734/Yogyakarta. Tampak raut wajah sumringah, terpancar pada dirinya, yang sehari sebelumnya telah  dilaksanakan cek lokasi bedah rumah, oleh komandan Kodim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E., M.M.

Kegiatan bedah rumah milik Sri Mulyani, merupakan bagian dari program TMMD Reguler yang ke-101 tahun 2018, yang dimulai pada  pertengahan maret.

Kondisi rumah Sri Mulyani, berada di bantaran sungai gajah wong, secara otomatis masuk dalam kategori  daerah rawan bencana longsor, sehingga perlu perhatian dari pemerintah kota Yogyakarta, khususnya dinas BPBD.

Budaya masyarakatnya yang gemar memelihara unggas di bantaran sungai, perlu diperhatikan. Di sepanjang bantaran sungai ada beberapa warga masyarakat yang membuat kandang ayam dan kandang burung yang berjarak sangat dekat sekali dengan aliran sungai. Hal ini perlu diperhatikan, dalam rangka pemeliharaan lingkungan yang baik.

Kondisi intensitas tanahnya yang paling rendah, menyebabkan volume air yang melewati rumah warga semakin besar kemungkinanya masuk ke dalam rumah. Untuk itu perlu kewaspadaan dan kesiap-siagaan yang tinggi oleh warganya.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *