Arisan Jamban dalam upaya mempercepat ODF

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, SE bersama dengan Bank Wonosobo mengadakan program percepatan ODF (jamabanisasi) ke seluruh wilayah Wonosobo khususnya di daerah Kepil.  Seperti yang terjadi saat ini adalah penyerahan bantuan dari Bank Wonosobo kepada masyarakat Dusun Sicemplong Desa Tegalgot Kepil berupa uang 25 juta dan 60 closet. (18/5).

Dalam kesempatan tersebut komandan Kodim mengajak kepada semua masyarakat Desa Tegalgot untuk selalu berupaya hidup sehat, salah satunya adalah dengan memiliki jamban keluarga. Sudah saatnya bahwa kita harus bisa hidup sehat. Budaya BAB sembarangan sudah tidak jamannya lagi. Karena jika itu terus dilakukan maka akan membawa dampak yang buruk tidak hanya bagi dirinya akan tetapi juga membahayakan orang lain,  kotaran yang dikeluarkan itu membawa ribuan bibit penyakit. Untuk mengatasinya adalah hanya dengan dimasukan kedalam tanah. Tidak boleh dibuang ke sungai atau kolam.  Jika itu masih dilakukan sama saja kita memberikan bibit penyakit ke orang lain.

Tidak lupa Letkol Czi Fauzan Fadli  mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh CSR yang telah mau bergabung untuk bersama sama menyukseskan program ODF di Wonosobo.  Jika ini dilakukan oleh semua lembaga dan masyarakat maka ODF untuk tingkat kabupaten tidak perlu waktu lama. Para ulama dengan fatwanya mengajak umatnya untuk berperilaku hidup sehat, para pengusaha memberikan bantuan dananya, Pemerintah dengan kebijakannya mengarahkan agar membuat jamban yang sehat serta masyarakat ikut bersama sama menyukseskan itu semua.  Jika itu sudah terwujud maka tidak butuh waktu lama ODF di Wonosobo akan segera teralisasi.

Camat Kepil Miswari menyampaikan ucapkan selamat datang kepada Dandim 0707/Wsb beserta kajarannya, pada hari ini beliau hadir dalam rangka pemberian bantuan guna memberikan semangat dalam program jambanisasi. Bahwa di kecamatan Kepil ada 20 desa dan 1 Kelurahan, Desa Tegalgot ini merupakan wilayah kerja Puskesmas 1 Kepil.

Dari beberapa program kita di Kecamatan Kepil untuk pemacu  ODF ( Open difinisi Free), termasuk salah satunya arisan dari warga setiap minggu 10 rb yang bisa mengangkat presentasi, yang awalnya 8 persen sampai bulan April mei 39 persen. Inovasi yang lain 2019 setiap desa menganggarkan jambanisasi yang rencananya akan menargetkan 1.045 unit.

Junaedi dari dinas kesehatan Wonosobo menyampaikan bahwa  Kami atas mama pemerintahan mengucapkan banyak terimaksih kepada Desa. Tegalgot atas inisiatif membuat program arisan jambanisasi yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat membantu pemerintah dalam menangani kesehatan masyarakat. Masyarakat Tegalgot sudah menjadi pahlawan untuk tidak menyebarkan penyakit dengan cara arisan jambanisasi. Kami ucapkan terimaksih kepada Dandim 0707/Wsb yang sudah banyak memberi,mendukung Pemerintah dalam program jambanisasi guna meninggkatkan kesehatan masyarakat Wonosobo. Terimaksih kepada direktur Bank Wonosobo yang sudah mendukung program jambanisasi. Dengan semangat Tegalgot ini harus di sebarluaskan di seluruh Desa yang ada di Kab.Wonosobo untuk mewujudkan jamban yang sehat.

Tri Hidayat Direktur Bank Wonosobo yang juga menyampaikan mudah-mudahan Masjid ini membawa berkah, dimana saat ini masih dalam situasi Ibadah puasa, mudah-mudahan amal ibadah kita di terima Allah. Saya sangat berbahagia dan hanya bisa mendukung dana 25 jt untuk  program ini demi kesehatan masyarakat Wonosobo,mudah-mudahan dapat bermanfaat buat masyarakat Wonosobo.  Ini hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Wonosobo agar bisa hidup sehat.  Jika masyarakatnya hidup sehat maka anggaran untuk berobat bisa digunakan untuk menabung atau mencukupi kebutuhan yang lain.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *